Tautan

Dalam penulisan, baik makalah maupun laporan penelitian, didasarkan pada kajian ilmiah dan cara kerja ilmiah. Penyusunan dan penyajian karya semacam itu didahului oleh studi pustaka dan studi lapangan ( Azwardi, 2008 : 111). Finoza dalam Alamsyah (2008 : 98) mengklasifikasikan karangan menurut bobot isinya atas 3 jenis, yaitu (1) karangan Ilmiah, (2) karangan semi ilmiah atau ilmiah populer, dan (3) karangan non ilmiah. Yang tergolong ke dalam karangan ilmiah antara lain makalah, laporan, skripsi, tesis, disertasi; yang tergolong karangan semi ilmiah antara lain adalah artikel, editorial, opini, feuture, reportase; yang tergolong dalam karangan non ilmiah antara lain anekdot, opini, dongeng, hikayat, cerpen, novel, roman, dan naskah drama. Ketiga jenis karangan tersebut memiliki karektiristik yang berbeda. Karangan ilmiah memiliki aturan baku dan sejumlah persyaratan khusus yang menyangkut metode dan penggunaan bahasa. Sedangkan karangan non ilmiah adalah karangan yang tidak terikat pada karangan baku; sedangkan karangan semi ilmiah berada diantara keduanya. Sementara itu, Yamilah dan Samsoerizal (1994 : 90) memaparkan bahwa ragam karya ilmiah terdiri atas beberapa jenis berdasarkan fungsinya.

Karya ilmiah (bahasa Inggris: scientific paper) adalah laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.

Contoh Tujuan Penulisan Laporan Prakerin / PKL SMK. Prakerin adalah masa masa menyenangkan karena saat itu kita tidak berangkat ke sekolah melainkan berangkat ke tempat kerja/instansi/industri untuk melakukan praktek kerja secara langsung. Atau bahasa kerennya disebut magang.Setelah menjalani prakerin biasanya kita akan disibukkan dengan membuat laporan prakerin. Laporan Prakerin terkadang sulit untuk dibuat apalagi kalau anda jarang sekali menulis dan membuat laporan.

Tujuan Penulisan Laporan Prakerin adalah Sebagai bukti telah melaksanakan Prakerin. Sebagai salah satu syarat untuk mengikuti ujian karya tulis. Untuk memenuhi salah satu syarat dalam menempuh ujian akhir prakerin tahun pelajaran .Untuk memenuhi tugas yang diberikan pembimbing produktif Untuk melatih kemampuan siswa dalam menulis laporan secara ilmiah.

Sebagai laporan dari hasil Praktek Kerja Industri ( Prakerin ) yang telah dilaksanakan secara tertulis. Memantapkan dan mengembangkan pelajaran yang diperoleh disekolah dengan penerapan didunia kerja Sebagai bukti tertulis bahwa siswa telah melaksanakan pakerin. Sebagai pedoman untuk pembuatan karya tulis selanjutnya. Agar siswa mampu memahami, menetapkan dan mengembangkan pelajaran yang di hapus dari sekolah dan menerapkan nya di dunia usaha kerja. Agar para siswa mampu mempelajari, memahami, memantapkan danmengembangkan ilmu pengetahuan yang sudah diperolehnya dari sekolah dandapat menerapkannya langsung di lapangan kerja. Agar siswa mampu mengembangkan dasar-dasar teori yang didapatkan dari sekolah yang berhubungan dengan hasil prakerin. Agar siswa dapat menuangkan pikiran ke dalam tulisan yang dapat diuji keilmiahannya. Agar siswa mampu mencari alternatif pencerahan masalah kejuruan sesuai dengan program studi yang dipilih dari pelaporan. Memberikan alternatif pemecahan masalah kejuruan dengan lebih luas dan mendalam Untuk menyimpulkan peningkatan wawasan dan pengetahuan siswa angkatan berikutnya Untuk menerapkan gambaran yang seharusnya dalam melaksanakan praktek kerja industri sampai dimana pengetahuan atau kemampuan dalam mengikuti praktek kerja Untuk menyimpulkan data, guna kepentingan pribadi siswa Untuk memantapakan siswa dalam pengembangan atau penerapan pelajaran sekolah dari hasil prakerin. Untuk melatih dan mengingatkan keterampilan siswa dalam membuat karya tulis. Mengumpulkan data, guna kepentingan sekolah dan khususnya penulis sendiri dan juga untuk menunjang peningkatan pengetahuan siswa tingkat selanjutnya.

Berikut contoh : laporan prakerin (Th.Pelajaran 2014/2015)

LAPORAN pkl

Iklan

Tautan

Video sebenarnya berasal dari bahasa Latin, video-vidi-visum yang artinya melihat (mempunyai daya penglihatan); dapat melihat[1]. Video adalah: 1) bagian yang memancarkan gambar pada pesawat televisi; 2) rekaman gambar hidup untuk ditayangkan pada pesawat televisi[2]. Senada dengan itu, video juga berarti sesuatu yang berkenaan dengan penerimaan dan pemancaran gambar[3]. Tidak jauh berbeda dengan dua definisi tersebut, video merupakan “the storage of visuals and their display on television-type screen” (penyimpanan/perekaman gambar dan penanyangannya pada layar televisi)[4].Dari beberapa definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa video itu berkenaan dengan apa yang dapat dilihat, utamanya adalah gambar hidup (bergerak; motion), proses perekamannya, dan penayangannya yang tentunya melibatkan teknologi.
Karenanya, banyak orang yang memahami video dalam dua pengertian:
1. sebagai rekaman gambar hidup yang ditayangkan (di sini video sama dengan film, dan pada makalah ini penyebutan video seringkali dipakai bergantian dengan film). Aplikasi umum dari video adalah televisi atau media proyektor lainnya; dan
2. sebagai teknologi, yaitu teknologi pemrosesan sinyal elektronik mewakilkan gambar bergerak. Di sini istilah video juga digunakan sebagai singkatan dari videotape, dan juga perekam video dan pemutar video[5].
Video, dilihat sebagai media penyampai pesan, termasuk media audio-visual atau media pandang-dengar[6].
2. Kelebihan dan Kekurangan Media Video Pembelajaran
Ada banyak kelebihan video ketika digunakan sebagai media pembelajaran di antaranya. Video merupakan media yang cocok untuk pelbagai media pembelajaran, seperti kelas, kelompok kecil, bahkan satu siswa seorang diri sekalipun[7]. Hal itu, tidak dapat dilepaskan dari kondisi para siswa saat ini yang tumbuh berkembang dalam dekapan budaya televisi, di mana paling tidak setiap 30 menit menayangkan program yang berbeda. Dari itu, video dengan durasi yang hanya beberapa menit mampu memberikan keluwesan lebih bagi guru dan dapat mengarahkan pembelajaran secara langsung pada kebutuhan siswa.
Selain itu, menurut Smaldino sendiri, pembelajaran dengan video multi-suara bisa ditujukan bagi beragam tipe pebelajar. Teks bisa di display dalam aneka bahasa untuk menjelaskan isi video. Beberapa DVD bahkan menawarkan kemampuan memperlihatkan suatu objek dari berbagai sudut pandang yang berbeda. Disc juga memberikan fasilitas indeks pencarian melalui judul, topik, jejak atau kode-waktu untuk pencarian yang lebih cepat.
Video juga bisa dimanfaatkan untuk hampir semua topik, tipe pebelajar, dan setiap ranah: kognitif, afektif, psikomotorik, dan interpersonal. Pada ranah kognitif, pebelajar bisa mengobservasi rekreasi dramatis dari kejadian sejarah masa lalu dan rekaman aktual dari peristiwa terkini, karena unsur warna, suara dan gerak di sini mampu membuat karakter berasa lebih hidup. Berikut daftar video yang ada dan pemirsa dapat mengikuti video video berikut secara online . Dan berikut yang disajikan dalam bentuk Table of content 1 :

NO


JUDUL VIDEO


UKURAN FILE


KATEGORI VIDEO

lINK


LISENSI YOUTUBE

1

Mengerjakan Soal Secara Online

Sesuai

 

Pembelajaran

 

Standart

2


Video Quiz On Line

Sesuai

 

Pembelajaran

http://youtu.be/hX7qc2CZnhY?list=UUGNeeEtc7PMSLrQUrXTglmQ

Standart

 

3


Pencak Silat dan Pramuka

 

Sesuai

 

Ekstra Kurikuler



http
://youtu.be/EsHKTv26zS4?list=UUGNeeEtc7PMSLrQUrXTglmQ

Standart

 

4

Pembuktian Lebih dulu telur dan Ayam

Sesuai

 

Pembelajaran

http://youtu.be/sMxXmMEfF1U?list=UUGNeeEtc7PMSLrQUrXTglmQ

Standart</font

 

5


VIdeo Kimia SMK . Sub English

Sesuai

 

Pembelajaran



http
://youtu.be/iA7LeN9iGI8?list=UUGNeeEtc7PMSLrQUrXTglmQ

Standart

 

6


Video UPK

Sesuai

 

Pembelajaran



http
://youtu.be/due1uO8ewNA?list=UUGNeeEtc7PMSLrQUrXTglmQ

Standart

 

7


Rem ABS ( Toyota
Indonesia )

Sesuai

 

Pembelajaran



http
://youtu.be/qeXxhRGEKgo?list=UUGNeeEtc7PMSLrQUrXTglmQ

Standart

 

8


Album Kenangan Pembelajaran

Sesuai

 

Rendezvouz



http
://youtu.be/EGi1NSvRBMk?list=UUGNeeEtc7PMSLrQUrXTglmQ

Standart

 

9


VIdeo Story Succes

Sesuai

 

Rendezvouz



http
://youtu.be/gQhV-_ewhS4?list=UUGNeeEtc7PMSLrQUrXTglmQ

Standart

 

10


Sistem Bahan Bakar ( Toyota Indonesia )

Sesuai

 

Pembelajaran



http
://youtu.be/EthKOX0yio0?list=UUGNeeEtc7PMSLrQUrXTglmQ

Standart

11


PArrot Bermusik


 

Sesuai

 

Animasi



http
://youtu.be/luuVUbBKd28?list=UUGNeeEtc7PMSLrQUrXTglmQ

Standart

12


Efek Udara Terhadap
Kendaraan

Sesuai

 

Pembelajaran



http
://youtu.be/-NNOguHbyGc?list=UUGNeeEtc7PMSLrQUrXTglmQ

Standart

13


Stel Pelk Sepeda
Motor

Sesuai

 

Pembelajaran



http
://youtu.be/DpJsukDaxo0?list=UUGNeeEtc7PMSLrQUrXTglmQ

Standart

14


Belajar Proses
demokrasi

Sesuai

 

Pembelajaran



http
://youtu.be/pyeF49HThXY?list=UUGNeeEtc7PMSLrQUrXTglmQ

Standart

15


Perpisahan SMK
Maarif NU tonjong

Sesuai

 

Pembelajaran



http
://youtu.be/ihIq5EP25es?list=UUGNeeEtc7PMSLrQUrXTglmQ

Standart

16


MAs Warko

Sesuai

 

Pembelajaran



http
://youtu.be/6Q8dPROZbxE?list=UUGNeeEtc7PMSLrQUrXTglmQ

Standart

17


Perform Kelas X

Sesuai

 

Pembelajaran



http
://youtu.be/Heul_ydkutM?list=UUGNeeEtc7PMSLrQUrXTglmQ

Standart

18


Rebuild transmissi AT oleh siswa 1 mpeg4

Sesuai

 

Pembelajaran

 

Standart

19


Rebuild transmissi AT oleh siswa 2 mpeg4

Sesuai

 

Pembelajaran



http
://youtu.be/O2sM2E4KwVY?list=UUGNeeEtc7PMSLrQUrXTglmQ

Standart

 

 

Tautan

Pelaksanaan ujian praktik kejuruan merupakan serangkaian kegiatan uji kompetensi yang dimiliki oleh siswa selama belajar , album dasar ini hanya sebagian kecil kegiatan yang telah dilaksanakan oleh smk maarif nu tonjong.Tahun pelajaran 2013/2013 menambahkan peserta uji dari sekolah lain ; Smk Maarif Nu Buaran, Smk Nurul Huda Paguyangan dan SMK Maarif Bumiayu .

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.