KUNJUNGAN INDUSTRI

“KUNJUNGAN INDUSTRI IDE BARU DALAM MEMBANGUN KONSEP ♥ ”

H. Aminudin, SH, S.Pd

Lokasi Monumen Nasional

Kabar Sekolah Kita

SMK Maarif dalam orientasi kedepan melaksanakan kunjungan industri secara rutin yang akan dilaksanakan dikelas DUA . SEBAGAI IDE BARU DILINGKUNGAN SEKOLAH DITAHUN PELAJARAN 2014/2015 tepatnya dibulan sepetember melaksanakan kegiatan yang mencerminkan kegiatan industri . Pelaksanaan KI dilakukan pada hari senin 3 september  yaitu ke PT kawasaki plan pulogadung .Untuk rombongan kedua dengan 6 bus berangkat pada tanggal 9 september 2014 ke jogjakarta menuju Industri manufaktur perakitan alat pertanian yaitu hand traktor ( siswa TKR ), TVRI ( siswa MM ), Industri Pembuatan Nata de Coco ( AK dan PJ ) dan yang terakhir pada tanggal 16 setember berangkat menuju PT. AHM ( TKR )

SAM_3460 Kawasaki_Motores_do_Brasil_Manaus_Factory_Promotion_Video.flv_snapshot_00.52_[2014.09.20_08.31.09]

    Pengertian industri ,Menurut UU No. 5 Tahun 1984 tentang Perindustrian industri adalah kegiatan ekonomi yang mengolah bahan mentah, bahan baku, barang setengah jadi, dan/atau barang jadi menjadi barang dengan nilai yang lebih tinggi untuk penggunaannya, termasuk kegiatan rancang bangun dan perekayasaan industri.Bahan mentah adalah semua bahan yang didapat dari sumber daya alam dan/atau yang diperoleh dari usaha manusia untuk dimanfaatkan lebih lanjut, misalnya kapas untuk inddustri tekstil, batu kapur untuk industri semen, biji besi untuk industri besi dan baja.Bahan baku industri adalah bahan mentah yang diolah atau tidak diolah yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana produksi dalam industri, misalnya lembaran besi atau baja untuk industri pipa, kawat, konstruksi jembatan, seng, tiang telpon, benang adalah kapas yang telah dipintal untuk industri garmen (tekstil), minyak kelapa, bahan baku industri margarine, Pengolahan pangan menjadi makanan sehat seperto Nata de Coco

          Era globalisasi dan informasi sekarang ini, peran siswa SMK sangat diperlukan. Hal ini disebabkan karena perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang begitu pesat sehingga setiap individu dituntut untuk secepatnya mengikuti perkembangan Ilmu Pengetahuan, terlebih lagi dalam bidang Teknologi. SMK Maarif NU Tonjong adalah sekolah yang menyelenggarakan pendidikan dibidang Teknologi Industri yang meliputi Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan, Multimedia, Management Pemasaran dan Akuntansi  .

        Sebagai Sekolah Menegah Kejuruan, sesuai UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, PP No. 39 tahun 1992 tentang Peranan Masyarakat dalam Pendidikan Nasional, dan Kepmendikbud No. 323/U/1997 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Sistem Ganda pada Sekolah Menengah Kejuruan, makauntuk siswa tingkat tiga, SMK KAMI melaksanakan  kegiatan kunjugan industri, sebagai bagian integral (yang tidak dapat dipisahkan) dari kegiatan belajar-mengajar di Sekolah Menengah Kejuruan. Subyek untuk kunjungan industri ini adalah siswa kelas Dua, yaitu dikirim untuk melihat langsung proses kerja dan proses produksi di Dunia Usaha/Industri dengan maksud memberikan pembelajaran secara langsung tentang proses kerja dan penerapan teknologi terkini di Dunia Usaha/Industri.

       Pelaksanaan kunjungan industri ini diharapkan memberikan nilai tambah yang sangat berarti baik bagi sekolah, terutama siswa agar bisa melihat secara langsung bagaimana proses kerja atau proses produksi sesungguhnya yang diharapkan siswa SMK akan menjadi tenaga kerja produktif yang siap pakai. Disamping itu, kunjungan industri diharapkan mampu memberikan wawasan bagi siswa tentang proses pekerjaan di industri yang selama ini dipelajarinya, sehingga pada saat mereka bekerja nantinya sudah bisa mempersiapkan secara fisik mental dan keterampilan agar selaras dengan tujuan pekerjaannya. Oleh karena itulah maka kegiatan kunjungan industri ini dilaksanakan.

Pembangunan industri bertujuan untuk :
1. Meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat secara adil dan merata dengan memanfaatkan dana, sumber daya alam, dan/atau hasil budidaya serta dengan memperhatikan keseimbangan dan kelestarian lingkungan hidup;
2. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara bertahap, mengubah struktur perekonomian ke arah yang lebih baik, maju, sehat, dan lebih seimbang sebagai upaya untuk mewujudkan dasar yang lebih kuat dan lebih luas bagi pertumbuhan ekonomi pada umumnya, serta memberikan nilai tambah bagi pertumbuhan industri pada khususnya;
3. Meningkatkan kemampuan dan penguasaan serta mendorong terciptanya teknologi yang tepat guna dan menumbuhkan kepercayaan terhadap kemampuan dunia usaha nasional;
4. Meningkatkan keikutsertaan masyarakat dan kemampuan golongan ekonomi lemah, termasuk pengrajin agar berperan secara aktif dalam pembangunan industri;
5. Memperluas dan memeratakan kesempatan kerja dan kesempatan berusaha, serta meningkatkan peranan koperasi industri;
6. Meningkatkan penerimaan devisa melalui peningkatan ekspor hasil produksi nasional yang bermutu, disamping penghematan devisa melalui pengutamaan pemakaian hasil produksi dalam negeri, guna mengurangi ketergantungan kepada luar negeri;
7. Mengembangkan pusat-pusat pertumbuhan industri yang menunjang pembangunan daerah dalam rangka pewujudan Wawasan Nusantara;
8. Menunjang dan memperkuat stabilitas nasional yang dinamis dalam rangka memperkokoh ketahanan nasional.

FAKTOR PENDUKUNG PEMBANGUNAN INDUSTRI
1. Indonesia kaya bahan mentah
2. Jumlah tenaga kerja tersedia cukup banyak
3. Tersedia pasar dalam negeri yang banyak
4. Iklim usaha yang menguntungkan untuk orientasi kegiatan industri
5. Tersedia berbagai sarana maupun prasarana untuk industri
6. Stabilitas politik yang semakin mantap
7. Banyak melakukan berbagai kerjasama dengan negara-negara lain dalam hal permodalan, alih teknologi, dll.
8. Letak geografis Indonesia yang menguntungkan
9. Kebijaksanaan pemerintah yang menguntungkan
10. Tersedia sumber tenagalistrik yang cukup

FAKTOR PENGHAMBAT PEMBANGUNAN INDUSTRI
1. Penguasaan teknologi masih perlu ditingkatkan
2. Mutu barang yang dihasilkan masih kalah bersaing dengan negara-negara lain
3. Promosi di pasar internasional masih sangat sedikit dilakukan
4. Jenis-jenis barang tertentu bahan bakunya masih sangat tergantung dengan negara lain
5. Sarana dan prasarana yang dibutuhkan belum merata di seluruh Indonesia
6. Modal yang dimiliki masih relatif kecil

DAMPAK POSITIF PEMBANGUNAN INDDUSTRI
1. Terbukanya lapangan kerja
2. Terpenuhinya berbagai kebutuhan masyarakat
3. Pendapatan/kesejahteraan masyarakat meningkat
4. Menghemat devisa negara
5. Mendorong untuk berfikir maju bagi masyarakat
6. Terbukanya usaha-usaha lain di luar bidang industri
7. Penundaan usia nikah

DAMPAK NEGATIF PEMBANGUNAN INDUSTRI
1. Terjadi pencemaran lingkungan
2. Konsumerisme
3. Hilangnya kepribadian masyarakat
4. Terjadinya peralihan mata pencaharian
5. Terjadinya urbanisasi di kota-kota
6. Terjadinya permukiman kumuh di kota-kota

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s