Tautan

Assalamualaikum Wr.Wb

Pada Bagian ini Siswa dan Siswi SMK Maarif NU Tonjong dapat mengunduh contoh laporan Kunjungan Industri dalam bentuk file jenis rar.untuk itu untuk dapat membuka file tersebut harus dilakukan ekstrak lebih dulu , dan Semoga Bermanfaat.

Berikut Lin downloadnya :HALAM SAMPUL DLL dan BAB I DAN IIKawasaki Presentasi.1

Berikut link download photo untuk perakitan :

1.http://www.mediafire.com/download/3cweg3li2yl2ain/Intip_Langsung_Dapur_Perakitan_Sepeda_Motor_Yamaha_(9-19-2014_12-44-55_PM).7z

2.http://www.mediafire.com/download/74fmq7nq1rqq9wm/Kawasaki_Motores.7z

3.http://www.mediafire.com/download/140d6kms12qarg7/Honda_factory_-CBR_(9-19-2014_11-30-57_PM).7z

Wassalamualaikum WR.Wb

Iklan

Tautan

PROSES PRODUKSI INDUSTRI ASSEMBLY KENDARAN

Assembly line dari ford, Sistem Ford adalah suatu sistem produksi masal yang didasarkan pada aliran kerja, yang kadang-kadang disebut sistem otomasi. Ini adalah sistern produksi masal sejati di mana bahan mentah diolah dengan mesin dan dibawa di sepanjang ban berjalan untuk diubah menjadi suku cadang rakitan. Dengan lini rakit yang bergerak dengan kecepatan tetap, komponen dari berbagai jenis kemudian dipasok ke setiap proses perakitan akhir, sehingga akhirnya menjadi mobil rakitan lengkap yang keluar satu persatu dari lini. Metode produksi ini mencerminkan falsafah manajemen bisnis yaitu (bagaimana melakukan manajemen bisnis yang optimal), individualitas orang yang memimpinpabrik (skill pemimpin pabrik yang dapat melakukan fungsi manajemennya dengan baik) dan membentuk budaya hidup karyawan industry (budaya dalam mengoperasikan teknologi baru). Sistem assembly line ini sekarang sudah diadopsi di berbagai sistem produksi pada umumnya.

A. Model Assembly line untuk mencapai low_ cost production

Manager mencoba mengkombinasikan sumber-sumber sebagai cara untuk melakukan efisiensi dan pengurangan biaya.

– Stasiun kerja (work stations) adalah area kerja yang terdiri dari satu atau lebih pekerja yang bertugas menyelesaikan tugas khusus.

– Lini perakitan (assembly line)

  • Urutan stasiun kerja dimana setiap stasiun kerja dirancang untuk mengerjakan tahapan khusus dari proses produksi
  • Efisiensi akan meningkat ketika pekerja secara khusus diberi tanggung jawab pada suatu pekerjaan, sehingga pekerja dapat menggunakan keahliannya dengan tepat Proses assembly line tiap perusahaan biasanya menggunakan pendekatan Assembly line balancing.

B.Assembly line balancing

      adalah merupakan suatu metode penataan aliran produksi agar terjadi keseimbangan pada semua line produksi, sehingga memberikan efisiensi tinggi pada setiap line produksi. Assembly line balancing dimaksudkan untuk mencapai target produksi optimal, yang mana setiap pekerja tidak mempunyai waktu menganggur dan line produksi berada pada kondisi beban penuh dengan prosentase rata-rata lintas keseluruhan yang sangat seimbang. Line of balancing berarti adanya keimbangan out put dari setiap tahapan operasi, dari suatu line produksi.

Pemecahan persoalan line of balancing ini juga dilakukan dengan menentukan sejumlah stasiun kerja berdasarkan jumlah aktivitas dan waktu siklus yang dikehendaki. secara umum proses perakitan barang sbb:

New Picture

Gambar 1. Line Balancing

  • komponen disusun menjadi modul melalui assembly line(tahapI)
  • kemudian kita merencanakan berapa banyak jumlah pesanan yang akan diproduksi
  • tekon tombol aktivasi untuk mulai melakukan perakitan menuju proses final assembly (tahap II)
  • produksi berjalan menurut entry yang dimasukkan tadi
  • setelah barang dirakit, tinggal memeberikan sentuhan (proses finishing) dan kemudian mengalami proses packaging

 Mungkin ada lebih dari satu pekerja per stasiun, Pekerja utilitas tidak ditugaskan untuk workstation tertentu. Pekerja bertanggung jawab untuk membantu pekerja yang jauh di belakang, hal ini akan menghilangkan waktu untuk istirahat pribadi bagi pekerja, pemeliharaan dan perbaikan.

C. Work Transport Systems-Manual

  • Manual methods
    • Unit kerja yang bergerak antara stasiun oleh para pekerja (dengan tangan) tanpa conveyor bertenaga
    • Problems:
  • Starving of stations

Operator perakitan telah menyelesaikan tugas yang diberikan pada unit kerja saat ini, namun unit berikutnya belum tiba di stasiun

  • Blocking of stations

Operator telah menyelesaikan tugas yang diberikan pada unit kerja saat ini tetapi tidak bisa lewat unit ke stasiun hilir karena pekerja yang belum siap untuk menerimanya.

  • To reduce starving,
    • menggunakan buffer
  • To prevent blocking,
  • menyediakan ruangantara stasiunhuludan hilir.

Namun kedua solusi dapat mengakibatkan WIP yang lebih tinggi, yang secara ekonomi tidak diinginkan.

Untuk metode transport system mekanik, Conveyor : beroperasi pada kecepatan konstan ,unit kerja yang tetap untuk conveyor dengan produk yang besar dan berat,pekerja bergerak bersama dengan produk. Unit kerja yang dilepas dari conveyor,Unit kerja yang kecil dan ringan,Pekerja yang lebih fleksibel dibandingkan dengan garis sinkron, kurang fleksibel daripada garis asynchronous. Synchronous transportasi (transport intermiten – stop-and-go line): semua unit kerja yang bergerak secara simultan antara stasiun. masalah: Tugas harus diselesaikan dalam batas waktu tertentu. Jika garis memproduksi unit lengkap;menyebabkan stres berlebihan pada pekerja perakitan. Tidak umum untuk jalur manual (variabilitas), tetapi sering ideal untuk jalur produksi otomatis.

Asynchronous transportasi: unit kerja meninggalkan stasiun diberikan ketika tugas yang diberikan selesai. Unit kerja bergerak secara independen, bukan serentak (satu yang paling fleksibel). Variasi tugas pekerja dan kecil antrian di depan setiap stasiun.

Mengatasi Ragam Produk ;

  • Model tunggal perakitan (Smal) : Setiap unit kerja adalah sama
  • Batch Model perakitan (BMAL) – garis model multiple
    Dua atau lebih produk yang berbeda ,produk yang begitu berbeda sehingga mereka harus dibuat dalam batch dengan setup antara batch
  • Model campuran perakitan (MMaL)
    Dua atau lebih model yang berbeda,perbedaan yang sedikit sehingga model dapat dibuat secara bersamaan tanpa waktu setup (tidak perlu untuk batch produksi)

Keuntungan dari model campuran atas model agar bets tidak ada waktu produksi yang hilang selama changeover ,Persediaan tinggi karena pemesanan batch dihindari,Produksi tingkat model yang berbeda dapat disesuaikan dengan perubahan permintaan produk

New Picture

Gambar 2. Model perakitan engine

Kekurangan dari model campuran atas model agar bets ,setiap stasiun dilengkapi untuk melakukan berbagai tugas (mahal) dan penjadwalan dan logistik kegiatan lebih sulit dalam jenis garis.

Di awal tahun 1970, Industri Barat (Amerika) maju dengan cepat sejak menerapkan konsep assembly line pada perusahaan, hingga saat-saat Amerika merajai ekspor mobil ke seluruh dunia, memanfaatkan kecanggihan ide assembly line dari Ford. Contoh Konfigurasi dari garis n-workstation perakitan manual.

New Picture (1)

Gambar 3. Manual assemblies

Tingkat produksi jalur perakitan ditentukan oleh stasiun yang paling lambat.Assembly workstation: Sebuah lokasi yang ditunjuk di sepanjang jalur alur kerja di mana satu atau lebih elemen kerja yang dilakukan oleh satu atau lebih pekerja.

Baca lebih lanjut

Tautan

“KUNJUNGAN INDUSTRI IDE BARU DALAM MEMBANGUN KONSEP ♥ ”

H. Aminudin, SH, S.Pd

Lokasi Monumen Nasional

Kabar Sekolah Kita

SMK Maarif dalam orientasi kedepan melaksanakan kunjungan industri secara rutin yang akan dilaksanakan dikelas DUA . SEBAGAI IDE BARU DILINGKUNGAN SEKOLAH DITAHUN PELAJARAN 2014/2015 tepatnya dibulan sepetember melaksanakan kegiatan yang mencerminkan Baca lebih lanjut